Evakuasi Medis Astronot: Kru-11 Kembali Lebih Awal dari ISS

0
20
Evakuasi Medis Astronot: Kru-11 Kembali Lebih Awal dari ISS

NASA memulangkan empat astronot dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) lebih cepat dari jadwal setelah salah satu anggota kru mengalami masalah medis yang memerlukan pengujian diagnostik lanjutan yang tidak tersedia di orbit. Hal ini menandai evakuasi medis terkendali pertama dalam 25 tahun sejarah ISS, yang menggarisbawahi tantangan penerbangan luar angkasa jangka panjang dan keterbatasan layanan kesehatan di lokasi.

Situasi Terungkap

Pada 8 Januari, NASA mengumumkan bahwa Crew-11 – Komandan Zena Cardman, pilot Mike Fincke, Kimya Yui dari Jepang, dan Oleg Platonov dari Rusia – akan kembali ke Bumi dengan kapsul SpaceX Dragon Endeavour “dalam beberapa hari.” Pimpinan badan tersebut menekankan kondisi astronot tersebut “benar-benar stabil,” namun evaluasi menyeluruh mengharuskan fasilitas di Bumi dikembalikan. Keputusan untuk mempercepat misi dianggap sebagai tindakan terbaik oleh Administrator NASA Jared Isaacman.

Waktunya penting: rencana perjalanan luar angkasa yang melibatkan Fincke dan Cardman dibatalkan sesaat sebelum pengumuman, meskipun para pejabat mengklarifikasi bahwa masalah medis tersebut tidak ada hubungannya dengan persiapan perjalanan luar angkasa (khususnya, risiko penyakit dekompresi yang terkait dengan prosedur pra-pernapasan).

Apa yang Kita Ketahui (dan Tidak Kita Ketahui)

NASA menyembunyikan identitas astronot yang sakit itu untuk melindungi privasi medis. Para pejabat bahkan menahan diri untuk tidak menggunakan kata ganti gender ketika mendiskusikan situasi tersebut, dan menjaga kerahasiaan dengan ketat. JAXA mengonfirmasi bahwa Yui bukanlah anggota kru yang terkena dampak.

Kepala petugas kesehatan dan medis NASA, J.D. Polk, menggambarkan kondisi tersebut sebagai “serius” tanpa memberikan rincian lebih lanjut. Badan tersebut belum mengungkapkan apakah stabilitas astronot pernah terganggu, dan menolak memberikan rincian yang cukup untuk menyimpulkan. Dr. Polk juga mengklarifikasi bahwa penyakit tersebut tidak berhubungan dengan pekerjaan, namun tidak mengesampingkan kemungkinan bentuk cedera lainnya.

Masalah mendasarnya, seperti yang dinyatakan oleh Dr. Polk, adalah menangani masalah medis “di wilayah gayaberat mikro yang sulit”.

Riwayat Medis & Protokol Evakuasi ISS

Astronot telah menghadapi tantangan medis di luar angkasa sebelumnya, termasuk sakit gigi, infeksi, sakit punggung, dan bahkan pembekuan darah yang diobati dengan obat-obatan dalam penerbangan. Pejabat NASA mencatat bahwa, secara statistik, evakuasi medis diperkirakan terjadi setiap tiga tahun sekali selama masa operasional ISS.

Evakuasi ini digambarkan sebagai “pengembalian yang dipercepat dan terkendali”, bukan deorbit darurat. Perbedaan ini sangat penting: deorbit darurat memprioritaskan kecepatan daripada protokol keselamatan, sementara rencana saat ini mematuhi zona pendaratan dan kondisi cuaca yang disetujui, yang menunjukkan bahwa astronot tidak berada dalam bahaya yang mengancam nyawa.

Garis Waktu Pengembalian & Rencana Kontinjensi

Dragon Endeavour dijadwalkan lepas landas pada pukul 14:00 PT (17:00 ET) pada tanggal 14 Januari, dengan target pendaratan di lepas pantai California sekitar pukul 12:40 PT (3:40 AM ET) pada tanggal 15 Januari. NASA akan memberikan liputan langsung mengenai peristiwa pelepasan dan pendaratan tersebut.

Prosedur pemulihan standar akan diikuti, termasuk personel medis dan rumah sakit darurat bersiaga. Badan tersebut menegaskan evakuasi ini konsisten dengan langkah-langkah keamanan yang ditetapkan untuk pemulangan kru.

Kesimpulannya, percepatan kembalinya Crew-11 menggarisbawahi risiko yang melekat pada penerbangan luar angkasa jangka panjang, bahkan dengan perencanaan yang matang dan kemampuan medis dalam penerbangan. Meskipun NASA mempertahankan situasi terkendali, evakuasi tersebut menyoroti perlunya sistem pendukung medis yang kuat bagi astronot yang beroperasi di luar jangkauan Bumi.