Tabung Lava Besar Ditemukan di Bawah Permukaan Venus

0
16

Analisis baru terhadap data radar arsip mengonfirmasi keberadaan tabung lava bawah tanah yang luas di Venus, yang terletak di bawah wilayah Nyx Mons. Penemuan ini, yang dilakukan dengan menggunakan data dari pesawat luar angkasa Magellan milik NASA, menandai bukti langsung pertama adanya rongga bawah permukaan di planet kembaran Bumi.

Apa itu Tabung Lava?

Tabung lava terbentuk ketika aliran lava dengan viskositas rendah mendingin dan mengeras, menciptakan terowongan alami di bawah permukaan. Proses ini telah diamati di Bumi, Mars, dan Bulan, namun masih belum dikonfirmasi di Venus hingga saat ini. Lingkungan Venus, dengan suhu dan tekanannya yang ekstrim, membuat pengamatan langsung menjadi sulit, itulah sebabnya penemuan berbasis radar ini menjadi penting.

Temuan Penting dari Data Magellan

Para peneliti yang dipimpin oleh Profesor Lorenzo Bruzzone dari Universitas Trento memeriksa kembali gambar Synthetic Aperture Radar (SAR) yang diambil antara tahun 1990 dan 1992. Dengan menggunakan teknik pencitraan canggih untuk mendeteksi saluran bawah permukaan di dekat keruntuhan permukaan (skylight), mereka mengidentifikasi rongga besar di dekat Nyx Mons.

Tabung tersebut diperkirakan memiliki:

  • Diameter sekitar 1 kilometer (0,62 mil)
  • Ketebalan atap minimal 150 meter (492 kaki)
  • Ketinggian ruang kosong minimal 375 meter (1.230 kaki)
  • Perpanjangan yang teramati setidaknya 300 meter (984 kaki) dari jendela atap

Berdasarkan medan di sekitarnya dan lubang serupa, para ilmuwan yakin tabung tersebut dapat memanjang setidaknya 45 kilometer (28 mil). Studi ini menegaskan bahwa saluran-saluran ini bukan hanya konstruksi teoretis tetapi juga fitur geologis nyata.

Mengapa Ini Penting untuk Eksplorasi Venus

Penemuan ini memvalidasi teori lama tentang proses vulkanik Venus. Lebih penting lagi, hal ini memiliki implikasi langsung terhadap misi masa depan, seperti Envision milik ESA dan Veritas milik NASA. Pesawat ruang angkasa ini akan membawa sistem radar canggih yang mampu menembus permukaan, memungkinkan pemetaan rinci tabung lava tambahan.

“Penemuan kami hanya mewakili awal dari aktivitas penelitian yang panjang dan menarik,” kata Profesor Bruzzone.

Radar penembus tanah orbital Envision (Subsurface Radar Sounder) akan sangat penting, karena dapat mendeteksi rongga bahkan tanpa bukaan permukaan. Tabung lava dapat memberikan perlindungan dari kondisi permukaan Venus yang keras, menjadikannya target potensial untuk eksplorasi robot atau bahkan manusia di masa depan.

Penelitian yang dipublikasikan di Nature Communications ini menyoroti pentingnya meninjau kembali data yang ada dengan metode analisis baru. Konfirmasi adanya rongga bawah permukaan yang besar di Venus menunjukkan bahwa planet kembaran Bumi ini masih menyimpan banyak rahasia yang menunggu untuk diungkap.

Temuan penelitian ini dipublikasikan hari ini di jurnal Nature Communications. (L. Carrer dkk. 2026. Pengamatan tabung lava di Venus berbasis radar. Nat Commun 17, 1147; doi: 10.1038/s41467-026-68643-6)