John Dalton tidak hanya menemukan hukum kimia. Kami membangun rangka yang kokoh meskipun fondasinya retak.
Teori tekanan parsialnya didasarkan pada asumsi-asumsi tertentu yang salah tentang perilaku atom. Dia percaya bahwa hanya atom-atom identik yang saling tolak menolak. Dalam pandangannya, atom, tidak seperti atom, bersifat acuh tak acuh. Mereka sama sekali mengabaikan satu sama lain.
Gagasan ini salah. Atom berinteraksi dengan cara kompleks yang tidak sesuai dengan kategori sederhana “serupa dan berbeda”. Namun, kesalahan ini memenuhi tujuannya. Hal ini menjelaskan mengapa gas-gas dalam campuran bertindak secara independen. Setiap gas berperilaku seolah-olah tidak ada gas lain.
Model Dalton menunjukkan bahwa jenis atom yang berbeda tidaklah sama. Ini menunjukkan keragaman pada tingkat atom. Mekanismenya salah. Kesimpulan sangatlah penting. Kami masih menggunakan konsepnya tentang tekanan parsial. Alasannya sederhana. Berfungsi untuk gas ideal. Filosofi dasarnya salah. Perhitungannya berhasil.