Strategi Permainan Papan Abalon: Cara Mengalahkan Sumo-Marmer Klasik

0
11

Abalone bukan sekadar permainan papan yang ada di lemari Anda. Ini adalah perpaduan yang aneh antara kekuatan otak dan dorongan fisik. Anggap saja ini satu-satunya permainan strategi yang terasa seperti gulat sumo dengan kelereng. Dua seniman Perancis bernama Michael Latet dan Laurent Levi menciptakannya pada akhir tahun 1980an. Pada tahun 1990-an, makanan ini mulai populer di meja-meja kafe di London. Kemudian ia melintasi lautan. Mahasiswa Amerika memahaminya dengan cepat. Mereka menyukai teka-teki intelektual.

Seorang penulis Inggris menyebutnya “sangat sederhana”. Dia membandingkannya dengan catur yang dicampur dengan Go. Game Jepang Go sangat dalam. Abalon juga dalam. Angka penjualan mendukung hal ini. Lebih dari 4 juta eksemplar telah terjual di 30 negara. Itu adalah dorongan kelereng yang banyak.

Aturan Sederhana Bertemu Pikiran Kompleks

Pengaitnya mudah. Anda mempelajarinya dalam hitungan menit. Tujuannya jelas. Dorong enam dari 14 kelereng lawan dari papan. Caranya dengan mengungguli mereka dalam satu cluster. Sederhana, bukan? Itu adalah lembaran kosong. Pemain dengan kecerdasan nyata dapat membangun strategi kompleks berdasarkan aturan sederhana itu.

Mensa memperhatikan hal ini. Masyarakat tingkat jenius memberikan penghargaan pada permainan ini pada tahun 1990. Ini bukan hanya sekedar keberuntungan. Itu murni strategi. Ilmuwan komputer Portugis menganggap hal ini layak untuk dipelajari. Mereka membangun program AI yang disebut Abalearn. Mereka ingin hal itu terjadi dengan sendirinya. Ia gagal mengalahkan manusia terbaik. Itu hanya cocok dengan pemain perantara. Itu menjelaskan sesuatu tentang kedalamannya.

Mengapa Abalon Menonjol dalam Olahraga Pikiran

Abalone bertahan dengan catur dan backgammon. Ia bermain di Olimpiade Olahraga Pikiran. Acara ini mempertemukan para pemain strategi terkemuka dari seluruh dunia. Situs web MSO menyebutnya klasik modern. Tapi ini bukan hanya masalah mental. Itu sensual. Anda mendengar bunyi klik berirama. Anda merasakan kelerengnya meluncur. Ini adalah adu kecerdasan secara fisik.

Kami akan mencari cara untuk menang. Anda membutuhkan lebih dari sekedar mengetahui aturannya. Anda membutuhkan taktik. Pertama, mari kita luruskan dasar-dasarnya.

Dasar-dasar Bermain Abalon

Abalone adalah permainan dua pemain. Ini menggunakan papan heksagonal. Potongannya adalah kelereng. Setiap pemain memulai dengan tujuh kelereng. Pengaturannya simetris. Anda menempatkannya dalam sebuah cluster. Permainan dimulai dengan dorongan. Anda memindahkan satu hingga tujuh kelereng dalam satu garis lurus. Anda dapat melakukan push jika Anda memiliki kelereng lebih banyak dari lawan di barisan tersebut. Tujuannya adalah untuk memaksa enam kelereng lawan keluar dari papan.

Jika Anda mengalami kebuntuan, ingatlah analogi sumo. Ini tentang daya ungkit. Ini tentang luar angkasa. Ini bukan hanya sekedar potongan yang bergerak. Itu mengendalikan dewan.

Mengapa Strategi Lebih Penting Daripada Kecepatan

Banyak orang mengira Abalone adalah permainan yang cepat. Kelihatannya cepat. Kliknya cepat. Tapi terburu-buru menyebabkan kesalahan. Anda perlu membuat rencana ke depan. Pikirkan sedalam tiga langkah. Carilah titik lemah pada formasi lawan. Pisahkan kelereng mereka. Jangan biarkan mereka berkelompok. Sebuah kelereng mudah untuk didorong. Grup yang ketat sulit dipatahkan.

Program AI Abalearn mengalami kesulitan di sini. Ia tidak bisa melihat permainan posisi jangka panjang. Ini berfokus pada dorongan langsung. Manusia bisa melihat jebakannya. Itu sebabnya pikiran manusia tetap menang.

Kesalahan Umum yang Dilakukan Pemain Baru

Jangan memaksakan diri terlalu keras. Simpan kekuatanmu. Jangan menyebar