Peleburan adalah proses ekstraksi logam dari bumi yang brutal dan indah. Hal ini membutuhkan pemanasan bijih melebihi titik lelehnya. Biasanya, hal ini terjadi dengan adanya zat pengoksidasi seperti udara atau zat pereduksi seperti kokas. Tujuannya sederhana. Dapatkan logamnya. Dapatkan cukup murni untuk digunakan.
Logam pertama yang dilebur di Timur Tengah kuno kemungkinan besar adalah tembaga. Itu terjadi pada 5000 SM. Timah, timah, dan perak segera menyusul setelahnya. Untuk mendapatkan panas yang dibutuhkan, manusia menciptakan tungku dengan aliran udara paksa. Besi membutuhkan suhu yang lebih tinggi. Ini merupakan lompatan teknologi yang sangat besar. Arang adalah bahan bakar universal sampai kokas tiba di Inggris pada abad ke-18. Pada saat itu, tanur sembur telah mencapai tingkat perkembangan yang tinggi.
Saat ini, prosesnya lebih tepat. Pengolahan bijih dimulai dengan langkah awal. Langkah-langkah ini memusatkan logam sebelum logam tersebut masuk ke dalam tungku. Kimianya sangat mudah. Logam yang dikombinasikan dengan oksigen, seperti oksida besi, dipanaskan. Oksigen dipaksa bergabung dengan karbon dalam bahan bakar. Ia keluar sebagai karbon monoksida atau karbon dioksida.
Kotoran, yang dikenal sebagai gangue, dihilangkan dengan menambahkan fluks. Fluks bergabung dengan mereka untuk membentuk terak. Terak mengapung ke atas. Logam itu tenggelam. Anda memisahkannya.
Peleburan tembaga modern menggunakan tungku reverberatory. Bijih pekat dan fluks, biasanya batu kapur, dimasukkan ke atas. Matte cair mengalir keluar dari bawah. Matte ini merupakan senyawa tembaga, besi, dan belerang. Ini belum merupakan tembaga murni. Perlakuan panas kedua dalam tungku konverter menghilangkan besi.
“Dengan demikian, peleburan mewakili pencapaian teknologi yang besar.”
Mengapa hal ini penting sekarang? Kita hidup di dunia yang dibangun berdasarkan prinsip-prinsip kuno ini. Setiap mobil, telepon, dan bangunan bergantung pada logam yang diekstraksi melalui variasi logika yang sama. Chemistrynya tidak berubah. Skalanya sudah. Kami beralih dari tungku kecil ke industri raksasa. Hasilnya sama. Logam murni dari batu.
Sejarah peleburan adalah sejarah kecerdikan manusia. Kami belajar mengendalikan api. Kami belajar mengendalikan kimia. Kami belajar mengubah bumi. Ini dimulai dengan tembaga. Itu berakhir dengan baja. Dan itu berlanjut hingga hari ini.

























